Bogor — Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta jajaran pemerintah wilayah tidak lagi menunda penyelesaian persoalan klasik di Kecamatan Cibinong, terutama banjir, sanitasi lingkungan, dan penataan drainase. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Cibinong Tahun 2026 sekaligus perumusan rencana pembangunan Tahun 2027, Senin (26/1/2026).

Dalam forum tersebut, Rudy menekankan bahwa Musrenbang tidak boleh berhenti pada daftar usulan, melainkan harus menghasilkan program prioritas yang terukur dan dapat segera dieksekusi.

Selain sektor pendidikan dan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bogor disebut memberi perhatian serius pada persoalan lingkungan dan kebencanaan. Banjir yang masih terjadi di sejumlah titik Cibinong dinilai membutuhkan penanganan terpadu, bukan solusi parsial.

“Upaya tersebut telah mulai diwujudkan melalui pembangunan hutan-hutan kota di sejumlah kelurahan di Kecamatan Cibinong sebagai langkah strategis jangka panjang dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Rudy.

Ia menyebut, Musrenbang tingkat kecamatan telah dilaksanakan di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor. Khusus di Cibinong, sebanyak 13 kelurahan telah menyepakati arah kebijakan pembangunan Tahun 2027 yang selanjutnya akan dituangkan dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD).

Pada kesempatan itu, Rudy juga menginstruksikan camat dan lurah untuk segera menuntaskan agenda strategis serta program prioritas yang selama ini belum terselesaikan. Menurutnya, percepatan penyelesaian persoalan mendasar menjadi syarat agar pembangunan berjalan merata dan berkelanjutan.

Dengan penekanan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong agar perencanaan pembangunan di Cibinong tidak hanya menjadi dokumen tahunan, tetapi benar-benar menjadi pijakan kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat. (Lky)