Bogor, - Campak masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai masyarakat. Penyakit yang disebabkan oleh virus morbillivirus ini menyerang saluran pernapasan dan dapat menyebar dengan sangat cepat melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut campak sebagai penyakit yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ini, karena tingkat penularannya tergolong tinggi dan dapat menyebar dengan cepat di lingkungan padat.
Gejala dan Tanda-tanda Campak
Menurut WHO dan Kementerian Kesehatan RI, gejala campak umumnya muncul sekitar 10–14 hari setelah seseorang terpapar virus.
Pada tahap awal, gejala campak sering kali menyerupai penyakit flu. Karena itu, banyak orang tidak langsung menyadari bahwa gejala tersebut merupakan infeksi campak.
Beberapa gejala yang paling umum antara lain:
•Demam tinggi yang dapat mencapai lebih dari 38°C
•Batuk kering

